Kali ini mereka menghadirkan 10 unit HP Workstation XW9400, 10 unit XW4600, dan 20 unit dual Monitor LCD 19 inci untuk mahasiswa Strata-1 dan Pasca Sarjana, Jurusan Teknik Perminyakan, Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti, Jakarta. Workstation tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan simulasi berkaitan dengan cadangan minyak perut bumi.
“HP senantiasa aktif mendukung kemajuan pendidikan nasional, khususnya melalui penyediaan perangkat TI untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar siswa,” kata Megawaty Khie, Managing Director, Personal Systems Group, HP Indonesia, pada keterangan pers yang VIVAnews kutip, 11 Oktober 2009.
“Komitmen ini selaras dengan tanggungjawab kami sebagai penyedia solusi TI dalam menyebarkan manfaat TI bagi tercapainya peningkatan efektivitas dan produktivitas berbagai aktivitas, dari personal hingga bisnis berskala enterprise,” ucap Megawati.
HP Workstation XW9400 merupakan produk andalan HP yang diperkuat prosesor dual core AMD Opteron, dengan spesifikasi dan kualitas visual yang memadai untuk para profesional di berbagai industri yang memerlukan komputasi berperforma tinggi, seperti industri rancang-bangun, animasi, hingga pertambangan.
HP Workstation XW9400 dilengkapi dengan graphics card NVIDIA Quadro yang akan mendukung secara optimal kebutuhan multimedia, khususnya aplikasi 3D yang sangat berkaitan dengan kegiatan simulasi yang akan dilakukan oleh para mahasiswa jurusan teknik perminyakan.
Adapun seri XW4600 hadir dengan konfigurasi workstation single processor socket yang handal dan fleksibel. Seri ini merupakan workstation yang cocok untuk mendukung bisnis yang tengah berkembang
Dukungan HP terhadap keberadaan Lab Komputer Jurusan Teknik Perminyakan, Fakultas Teknologi Kebumian ini merupakan kelanjutan dari program kepedulian HP terhadap dunia pendidikan nasional.
Di bawah payung program Bright PC for Bright Student yang dicanangkan sejak 2005, HP telah membangun beberapa Lab Komputer antara lain untuk 800 anak jalanan yang bersekolah di Sekolah Mandiri HIMMATA, Jakarta Utara, dan Sekolah Dasar Negeri di Bantul yang menjadi korban bencana.
“HP akan terus memegang teguh komitmennya dalam memasyarakatkan manfaat teknologi kepada segenap lapisan masyarakat, termasuk dunia pendidikan, dengan menyediakan perangkat TI berteknologi terkini dan inovatif serta beberapa program yang memungkinkan untuk dilakukan, seperti kegiatan workshop atau mengajar secara sukarela kepada komunitas yang membutuhkan,” ujar Megawaty Khie.